Bagian dalam Makam Rasulullah SAW

Ternyata memang tidak semua orang bisa melihat makam mulia itu, makam Rasulullah SAW. Dan bahkan dijaman sekarang ini, sangat tidak dimungkinkan untuk bisa melihat makam tersebut. Oleh karena makam Rasulullah SAW sejak tahun 709 M, telah dibangun sedemikan rupa menjadi sebuah kamar tanpa pintu dan jendela, hanya sebuah lubang ventilasi kecil yang berada dibagian atas makam yang menjadi penghubung makam dengan dunia luar.

Pada tahun 1477 M, Masjid Nabawi mengalami musiah kebakaran, dan api sempat membakar sebagian makam mulia itu, sehingga kemudian dengan terpaksa harus dilakukan enovasi terhadap kamar pelindung makam itu. Saat itulah terakhir kalinya makam Rasulullah SAW terakhir kalinya bisa terlihat oleh umat Islam.Kamar pelindung yang biasa di sebut Qubbah an Nur itu, berbentuk persegi dengan bahan dari batu hitam yang melindungi sekeliling makam. Kamar tersebut pada awalnya adalah kamar tidur dalam kediaman Rasulullah SAW, yang kemudian oleh Siti Aisyah ra, dijadikan sebagai ruang istirahat Rasulullah SAW bersama dengan dua shahabatnya yang lain, yaotu Sy. Abu Bakar ash-Shiddiq  ra dan Sy. Umar ibn Khaththab ra.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.