Chatting menggunakan HP

Bagi sebagian orang berchating bukan lagi sebuah keisengan, tetapi menjadi sebuah rutinitas yang terkadang juga melibatkan hal-hal yang sifatnya serius. Memang beberapa tahun atau beberapa waktu yang lalu, chating banyak dilakukan orang hanya untuk senang-senang saja, terutama oleh kalangan muda-mudi. Belakangan ini saya bisa merasakan adanya pergeseran itu, ketika beberapa rekan kerja dan teman-teman saya mulai banyak yang berchating ria untuk urusan-urusan yang lebih serius dan urgent.

Salah satu penyebab berubahnya kebiasaan ini adalah karena harga internet yang semakin hari semakin murah. Selain itu dengan berchit-chat ini kita tidak membutuhkan perangkat lain selain CPU atau gadget yang bisa dipergunakan untuk berchating. Berbeda halnya bila kita melakukan hubungan secara konvensional, mislanya berhubungan lewat telepon atau SMS, karena alat yang dibutuhkan juga beragam. Faktor harga juga berpengaaruh besar dalam hal ini, bisa dibayangkan kalau kita harus mengirimkan SMS beberapa kali untuk suatu keperluan yang penting, maka tinggal mengalikan saja berapa jumlah SMS yang telah dikirimkan.

Belakangan ketika saya sudah merasakan betapa messenger sudah hampir menjadi sebuah kebutuhan, layaknya handphon atau alat komunikasi yang lain, tiba-tiba muncul kendala. Bagaimana kalau sedang bepergian ? Masih bisakah menggunakan messenger ? Apakah saya harus bawa laptop kesana kemari ?

Ternyata tidak. Belakangan banyak penyedia software yang mengembangkan software messenger yang bisa kita pergunakan untuk berchating dengan menggunakan HP. Tetapi tentunya tidak semua jenis HP bisa menggunakan software-software tersebut, semisal HP-HP jadul (jaman dulu) tentu tidak dapat menggunakan software tersebut, karena memang teknologi ketika HP tersebut dibuat tidak seperti teknologi zaman sekarang yang sebagian besar sudah menggunakan teknologi IP (internet protocol) untuk melakukan komunikasi.

Bahkan ada beberapa HP jenis baru yang menyertakan  fitur IM (Instant messenger) sebagai fitur standart bagi HP tersebut, sehingga kita tidak perlu menambahkan software-software lain untuk berchating. Salah satu software yang dapat kita pergunakan diantaranya Yamee dan Ebuddy. Kedua software tersebut bersifat free, yang bisa didownload tanpa harus membayar lisensinya. Selain itu ukurannya yang sangat kecil, sebagaimana ukuran software HP kebanyakan, namun dengan fitur yang cukup banyak.

Beberapa hari yang lalu saya sempat mencoba sendiri berchating dengan HP ini, dan ternyata memang tidak mahal, kita hanya terbebani untuk membayar koneksi GPRSnya saja. Sebagai contoh, kalau HP tersebut kita biarkan dalam keadaan idle atau diam, artinya kita ttidak melakukan chating, dalam waktu sehari semalam, pulsa pemakaian GPRSnya msih dibawah Rp. 1.000,- tapi bila kita gunakan berchating, tentu hitungannya berbeda lagi. karena penghitungannya tergantung data yang keluar dan masuk di HP kita. Dari pengalaman saya, melakukan chating hampir selama 4 jam, sampai jari-jari tangan saya serasa kaku, hanya menghabiskan pulsa sejumlah Rp. 500,- Bisa dibayangkan kalau aya selama 4 jam itu menggunakan SMS, bisa jebol pulsa HPnya untuk membayarnya.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.