Dirbina Haji Kartono: Jangan Memungut Uang Sembarangan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Jakarta (MCH)–Jemaah haji disarankan tidak memungut uang yang jatuh di sekitar Masjidil Haram di Mekah atau Masjid Nabawi di Madinah Almukaramah. Sebab, di lokasi masjid selalu dipasang CCTV.

“Tahun lalu, ada petugas haji yang memungut uang orang yang jatuh. Karena terlihat di CCTV, petugas tersebut dikira mau mengambil uang tersebut. Akibatnya, petugas tersebut harus dipenjara,” kata Direktur Pembinaan Haji Departemen Agama H. Ahmad Kartono saat memberikan pembekalan bagi 297 petugas haji yang akan bertugas di Madinah dan Jeddah, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Ahad (18/10) malam.

a polisi Arab Saudi. Tapi sebelum uang tersebut diserahkan, polisi keburu menangkapnya. Dan bukti CCTV menunjukkan bahwa dia memungut uang tersebut.

“Oleh karena itu, kalau menemukan uang di sekitar masjid, biarkan saja. Nanti kita bisa dituduh mencuri uang itu,” kata Kartono.

Dalam kesempatan itu, lelaki kelahiran Tegal, Jawa Tengah ini mengingatkan petugas haji untuk memperbaruii niat. Petugas harus berniat kerja sambil beribadah. “Jangan dibalik, niat ibadah sambil bekerja. Dengan niat bekerja, jemaah akan mendapatkan keduai-duanya. Nilai ibadahnya tidak akan berkurang,” ujar Kartono.

Pria yang pernah menjadi Kepala Daerah Kerja Madinah selama empat tahun berturut-turut itu mengingatkan petugas untuk menjaga nama baik bangsa. Sebab, petugas adalah duta bangsa.

“Berbagai aturan yang berlaku di Arab Saudi harus dipatuhi. Para sopir harus hati-hati, jangan main tabrak lampu merah. Kalau nabrak orang Arab hingga tewas, dendanya 150.000 RS kalau orang luar dendanya 75.000 RS,” ujar Kartono.

Dia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dengan cara menjaga makanan dan makan yang teratur. “Petugas harus siap kerja 24 jam. Jangan tak mau makan kalau tak cocok menunya,” katanya. (Chu)

Sumber

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.