Instalasi dan konfigurasi W3 Total Cache

Pengguna engine WordPress tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam plugin yang disediakan oleh para pengembang wordpress, salah satunya adalah plugin W3 Total Cache. Plugin ini sangat berguna untuk mempercepat proses loading blog wordpress, bahkan dengan beberapa teknik khusus, optimasi wordpress dapat mempercepat proses loading sampai 10 kali lipat. Memang ada beberapa plugin cache lain yang bisa dipergunakan, namun dari beberapa review, plugin-plugin cache tersebut ternyata bermasalah dengan SEO yang merupakan dambaan para pemilik blog.

Berikut ini cara instalasi dan konfigurasi plugin W3 Total Cache :

  • Lakukan penginstalan plugin ini melalui Add new plugin pada WordPress
  • Lakukan aktivasi plugin.
  • Sebagai catatan, apabila anda pernah menginstall plugin cache yang lain, biasanya saat melakukan aktivasi akan terjadi fatal error, dan plugin tidak dapat diaktivasi. Kalau anda menghadapi situasi ini, cobalah lakukan fresh install engine WordPress anda.
  • Setelah plugin aktiv, maka langkah berikutnya adalah melakukan setting konfigurasi plugin W3 Total cache.
  • Klik menu Performance pada bagian samping kiri dashboard WordPress.
  • Klik menu konfigurasi CDN, sehingga terlihat seperti gambar berikut ini :

  • Untuk menu General, berilah tanda thick seperti gambar diatas
  • Pada bagian configuration, pertama anda harus membuat subdomain pada domain anda melalui CPANEL atau yang sejenisnya. Dan isikan konfigurasi FTPnya seperti gambar diatas. Dan jangan lupa untuk Test FTP Server, kalau berhasil dan setting sudah benar, maka akan muncul tulisan TEST PASSED dengan background warna hijau.
  • Untuk bagian Advanced, silahkan isi kotak-kotak berikut ini dengan data yang saya sertakan :
  • wp-includes file types to upload: wlwmanifest.xml;*.css;*.js;*.gif;*.png;*.jpg
  • Theme file types to upload: *.css;*.js;*.gif;*.png;*.jpg;*.ico
  • File types to import: *.jpg;*.png;*.gif;*.avi;*.wmv;*.mpg;*.wav;*.mp3;*.txt;*.rtf;*.doc;*.xls;*.rar;*.zip;*.tar;*.gz;*.exe
  • Simpan konfigurasi.
  • Selanjutnya pindah ke General Setting, dan lakukan setting konfigurasi sebagai berikut :

  • Langkah selanjutnya adalah konfigurasi Page Cache Setting sebagaimana gambar berikut ini

  • Pada bagian Rejected User Agents: isinya dapat anda download disini
  • Konfigurasi terakhir pada bagian Minify, sebagaimana gambar berikut ini :

  • Langkah terakhir ada melakukan upload file-file yang sering dipakai kelokasi CDN, klik menu CDN, kemudian mulailah proses upload:
  • Upload include files
  • Upload theme files
  • Upload minify files
  • Upload custom files
  • Importing attachment into the Media Library
  • Exporting Media Library to CDN
  • Selesai, lakukan pengukurannya melalui beberapa website pengukur kecepatan loading. misalnya Pingdom. Sebisa mungkin sebelum menginstall W3 Total Cache, anda mengukur terlebih dahulu keceatan loading blog anda, sebagai komparasi sebelum dan setelah install W3 Total Cache.
Did you like this? Share it:

22 thoughts on “Instalasi dan konfigurasi W3 Total Cache

  1. adeesign

    setelah pemakaian plugin ini ada efeknya pa tidak terhadap perolehan adsense anda (ctr lebih tinggi tapi cpc kecil ato yang lainnya) thank’s bro sharingnya

    1. hoeda Post author

      plugin ini untuk mempercepat proses loading aja, bukan untuk menambah perolehan adsense

  2. Henri

    Bang, terimakasih atas tutorialnya. Saya sudah berhasil setting plugin ini di blog. Mohon ijin saya tulis ulang di blog saya ya. terimakasih

  3. kunciblogging

    Agan, terimakasih atas infonya.
    ane baru coba plug ini. Mhon dibantu untuk 2 pertanyaan di bawah ini ya gan.
    1. ada tulisan seperti ini The required directives for fancy permalinks could not be detected, please confirm they are available:…”
    2.rejected user agentnya kok merk henpon semuanya gan? hehehehehe…

    Maklum gan masih newbie. Sekalian blogwalking. Terimakasih ya gan.

    1. hoeda Post author

      1. apa link CDNnya udha bener mas ?
      2. hehehe saya ga paham kalo yang itu… lah dapetnya kaya gitu kok

    1. hoeda Post author

      coba CDNnya di nonaktifkan, jadi ga pake CDN, tapi yang setting lain tetap diaktifkan…

  4. Ari Widianto

    Untuk Setting Configuration CDN, apa memang harus harus buat subdomain, bila blog wordpress kita menggunakan domain utama.

    Bila memang harus nama subdomainnya apa?

    Mohon bantuannya, terima kasih.

    1. hoeda Post author

      iya mas, harus pake subdomain dna tidak ada ketntuan sebudomainnya seperti apa, yang penting ada subdomain gitu aja

  5. children health

    yang bingung itu pas masukkin ftp accountnya,username ama password udah bener, tapi ga jalan juga..

    koment saya ko duplikat mas? padahal ini pertama kalinya koment di sini

    1. hoeda Post author

      nah yang seperti itu dakalanya karena servr yang ga support mas, ini punya saya juga ga bisa jalan FTPnya, jadi cuma optimasi engine saja…

  6. Rudi

    Saya sudah berhasil install W3 Total Cache dan berjalan baik semua, cuma beberapa hari ini images di folder uploads/images tidak terupload secara otomatis ke folder CDN, sehingga saya harus copy manual semua baru bisa (cape deee). Masalah ini sedang rame dibahas di forumnya W3 Total Cache di wordpress.org, mungkin ada yang punya solusinya.

    Salam,

    1. hoeda Post author

      wah sayangnya saya sendiri tidak menggunakan fasilitas CDN ini mas, karena memang blog ini memang saya khususkan tidak terlalu banyak images, kalaupun ada images, memang tidak saya upload langsung di hosting, agar lebih ngirit space hostingnya hehehe

    1. hoeda Post author

      ini hukumnya wajib dipasang mas, apalagi dengan blog yang cukup banyak pengunjung…
      Blog ini saja kalau plugin tersebut dilepas, langsung drop tidak bisa dibuka hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.