Jenazah itu menghilang

Kali ini saya ingin bercerita sedikit horor dan berbau mistis, tetapi semua kejadian ini saya alami sendiri, dan saya lihat dengan mata saya sendiri, jadi menurut saya peribadi sangat layk untuk dipercayai hehehe.

Kejadian ini berawal ketika saya diajak oleh orang tua saya, kejadiaanya sendiri sudah lama, sekitar tahun 1990-an, ketika itu saya masih kuliah sekitar 1 atau 2. Ajakan yang menarik bagai saya, karen beliau bilang “kenduri… ” begitu jawabnya ketika saya tanya mau kemana tujuan kami pergi dihari itu.

Akhirnya berangkatlah kai berdua menaiki kendaraan menuju tempat yang dituju, akhirnya sampailah kami disebuah kubur salah satu keluarga kami yang sangat kami segani karena kebaikan dan ketinggian maqamnya, karena beliau adalah salah satu guru thariqat naqsayabandiyah, beliau adalah almarhum almaghfurlah K.H. Abu Abbas Bukhori.

Singkat cerita sampai saat itu saya belum tahu apa yang akan terjadi pada saat-saat berikutnya, yang saya lihat beberapa anggota keluarga sudah datang, dan beberapa orang lain yang bukan anggota keluarga. Selain itu saya lihat beberapa alat untuk melakukan penggalian seperti cangkul dan sabit, serta beberapa helai kain putih.

Saat itu pikiran saya mualai tidak enak, sebab awalnya saya pikir akan hadir di acara kenduri, tetapi kenapa tidak ada kegiatan sama sekali yang menampakkan kegiatan kenduri itu. Dan beberapa saat kemudian ketakutan saya mulai membuncah, ketika saya melihat beberapa orang mulai menggali kubur orang yang juga saya hormati itu.

Hari itu ternyata memang keluarga berkehendak untuk menggali kubur almarhum untuk diperbaiki, setelah selama beberapa waktu mengalami penurunan tanahnya. Almarhum sendiri sudah meninggal sekitar 6 tahun sebelumnya, dan penurunan tanah itu terjadi sudah sejak 3 tahun terkahir, dan oleh pihak keluarga biasanya hanya ditambah dengan timbunan tanah saja diatas kubur itu.

Setelah sekian lama penggalain dilakukan, seluruh anggota keluarga yang hadir sudah tampak mulai menangis karena berharap-harap cemas menunggu terlihatnya jenazah beliau. Dan kebetulan ang disuruh untuk melakukan penggalian itu adalah beberpa orang yang dahulunya juga yang melakukan penggalian kubur itu, saat almarhum wafat.

Dan apa yang terjadi kemudian ? jenazah yang dimuliakan itu tidak dpat ditemukan, beberapa saat para penggali kburu itu melanjutkan kerjanya, walau mereka mengatakan bahwa penggalaian ini sudah terlalu dalam, karena 6 tahun lalu kubur yang merka gali tidk sedalam penggalain yang saatu itu mereka lakukan. Dan jenazah itu tidak juga dapat ditemukan, bahkan septong tulang atau secarik kain kafanpun, tidak ditemukan pada saat itu, Subhanallah… Lalu kemanakah geranan jenazah almarhum ? Wa Allah a’lam.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.