Makan bersama

Setelah sempat tertunda beberapa minggu, karena wafatnya Kh. Muhammad Amin, akhirnya pada hari selasa 13 November 2007, acara makan bersamapun diadakan. Awalnya sih, acara ini juga mau mengundang almarhum KH Muhammad Amin, yang saat itu kabetulan masih dalam suasana puasa ramadlan. Tapi apa mau dikata, sore hari acara itu mau dilaksanakan, pagi harinya KH Muhammad Amin wafat.

Baru pada hari selasa itulah acara keluarga ini bisa terlaksana, tidak banyak keluarga yang datang, sekitar 20-25 orang saja, itupun juga keluar dekat. Diantara yang hadir adalah KH. Qosim Bukhori beserta istri dan putra-putrinya, dan Ny. Hj. Mamnunah yahya, juga beserta putra-putrinya. Dan putra-putri dari almarhum KH Muhammad Amin.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil, untuk mendoakan seluruh keluarga, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, khususnya Kh. Muhammad Amin. Pembacaan tahlil ini memang menjadi rutinitas dalam setiap pertemuan keluarga yang kami adakan, sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua kami, maka kami berkirim doa-doa bahkan terkadang juga kami adakan khotmil Qur’an. Hal ini juga merupakan guna membantu mereka yang sudah meninggal khususnya, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, bahwa ada tiga hal yang tidak terputus bagi orang-orang yang sudah meninggal ; yaitu diantaranya adalah anak-anak keturunan yang senantiasa mendoakan orang tuanya yang sudah meninggal.

Berikutnya acara dilanjutkan dengan makan-makan, tidak hanya mereka yang diundang saja yang ikut makan-makan tetapi juga anak-anak yang tinggal dipesantren kebagian “pesta” makan itu. Satu hal yang aku ingat, Nabi mengajarkan kalau makanan itu cukup untuk 2 orang, maka undanglah orang ke-3 untuk ikut serta makan bersama, demikian seterusnya. Karena dengan mengundang orang lain untuk ikut makan bersama itu, tidak akan terjadi kelebihan makanan ataupun makanan yang “overdosis”, dan Insya Allah, makanan itu akan mendatang berkah.

Acarapun makan-makanpun berlangsung dengan lancar dan ceria, dan baru selesai menjelang maghrib. Tidak banyak menu yang disajikan, tetapi sudah cukup untuk sekedar mengisi kekosongan perut.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.