Masjid Nabawi (bagian 3)

5. Usthuwanah

Maksud usthuwanah disini adalah tiang-tiang yang berada dalam masjid Nabawi, khususnya yang berada disekitar raudlah. Karena beberapa tiang tiang di tempat itu, adalah tiang-tiang yang bersejarah. Sebenarnya mudah sekali untuk membedakan, mana tiang yang bersejarah, dan tiang-tiang biasa yang hanya menjadi penopang bangunan. Pada foto berikut ini, anda bisa melihat salah satu tiang bersejarah itu, pada tiang tersebut terdapat tanda berwarna hijau, dengan lingkaran bunga-bunga berwarna emas, dan tedapat kaligrafi didalam lingkaran itu yang menyebutkan nama masing-masing tiang.

klik disini untuk memperbesar

Beberapa tiang tersebut adalah :

  • Usthuwanah al hirs : adalah tiang dimana dahulu kala, Sy Ali bin Abi Thalib kw, senantia menjaga Rasulullah SAW ditempat tersebut. (Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 3)
  • Usthuwanah al wufud : adalah tempat Rasulullah SAW menerima para tamu-tamunya, terutama delegasi atau tokoh-tokoh masyarakat Arab.(Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 4)
  • Usthuwanah al sarir : Adalah tempat Rasulullah SAW, beristirahat dalam i’tikafnya. Beliau seringkali terlelap tidur ditempat tersbut, karena kelelahan dalam ibadahnya.(Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 5)
  • Usthuwanah al taubah atau juga dikenal dengan sebutan usthowanah Abi Lubabah; nama aslinya adalah Basyir bin Abdul Mundzir, salah seorang sahabat dari golongan Anshar, termasuk salah satu syuhada’ dalam perang Badr. Suatu ketika Abu lubabah merasa sangat bersalah karena telah membantu Kaum Yahudi Bany Quraizah yang telah berkhianat pada Rasulullah SAW, karena itu untuk menbus kesalahan dan dosanya itu, Abu Lubabah mengikatkan dirinya ditiang tersebut, dia tidak mau melepas ikatan itu sampai taubatnya diterima oleh Allah. (Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 6)
  • Usthuwanah al Mukhallaqah atau al hananah : ditempat dimana tiang itu berdiri, dahulu kala pada masa Rasulullah SAW terdapat batang kurma yang dijadikan sandaran oleh Rasulullah, ketika Beliau membaca khutbah. Pada saat beliau berpindah kemihrab, batang kurma itu mengeluarkan rintihan seperti rintihan unta, karena merasa ditinggalakan oleh Rasulullah SAW. Selanjutnya batang kurma itu dielus-elus oleh Rasullullah SAW, sampai kemudian ia diam tidak lagi mengeluarkan suara. Barikutnya Rasulullah SAW memerintahkan agar batang kurma itu dikuburkan ditempatnya itu. (Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 2)
  • Usthuwanah A’isyah : adalah sebuah tiang yang terletak ditengah-tengah raudlah. Keberadaan tiang ini berkait erat dengan hadits dari Aisyah ra, yang diriwayatkan imam Thabrani; bahwa ada tempat yang sangat penting didalam masjid Nabi, Beliau mengatakan : “Jika orang-orang mengetahui nilainya, akan berebut salat di tempat itu dengan cara diundi.” Menurut suatu riwayat, Aisyah ra, sebenarnya merahasiakan tempat ini, tetapi belakangan sahabat Abdullah bin Zubair ra, yang menjadi putra angkat Aisyah ra, seringkali shalat ditempat tersebut. Rasulullah SAW, pernah beberapa kali menjadi imam shalat dari tempat tersebut. (Pada foto dibawah ditandai dengan nomor 1)

klik disini untuk memperbesar klik disini untuk memperbesar

Sebetulnya ada satu tiang lagi yang amat penting, yaitu tiang Murrabbaul Kubur, hanya sayangnya tiang ini tidak dapat kita lihat secara langsung, karena tiang tersebut berada didalam kamar mulia yang menjadi tempat peristirahatan Rasulullah SAW. Ditempat tiang tersebut berada, dahulu malaikat Jibril seringkali berdiri untuk menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW.

Did you like this? Share it:

8 thoughts on “Masjid Nabawi (bagian 3)

  1. pipiew

    waw..Subhanallah…keren benerr, pgnnyaa kesana, hehehe…
    btw, bukannya dilarang buat ngambil foto / gambar di dalam mesjid? dulu pernah denger bgitu, mohon dikoreksi kalau salah 🙂

    ya sebenarnya terlarang sih, tapi kok waktu itu saya pikir larangannya aneh…
    kalo orang laen tidak boleh ambil gambar didalam masjid, tapi kenapa mereka pasang kamera segitu banyaknya ? sampe berjubel-jubel deh kameranya… ga adil kan ? lah sama-sama umat Rasulullah kok 😀

  2. oyi kresnamurti

    Ya Azza Wa Jalla, ijinkan hambaMu ini untuk dapat kembali lagi ke Tanah Harom, mengunjungi rumah-rumahMu yang suci indah ini dan dapat merasakan kembali hadirnya rasulMu yang mulia, amiiin..

    Sholawatullah alaika yaa Rasul..

  3. HUSNI

    Tahun ini alhamdulillah saya baru saja melaksanakan rukun islam yang ke-5, pengalaman yang tidak pernah terlupakan saya ketika berada di makam mesjid nabawi yaitu ketika berada di Roudoh dan makam ROSULULLAH SAW.Sebagaimana yang telah BELIAU katakan bahwa Roudoh merupakan duplikat dari taman surga, ketika saya berdoa di roudoh sungguh kesejukan yang luar biasa yang tidak saya rasakan di tempat lain.
    Begitu pula ketika saya melewati makam BELIAU, semua badan saya merinding dan secara tidak sadar air mata bercucuran tanpa disadari, seakan berhadapan langsung dengan BELIAU.
    Sungguh luar biasa pengalaman yang saya rasakan ini, tidak akan saya lupakan seumur hidup saya, SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILAHAILLALLAH WALLAHUAKBAR…..Ya 4JJI perkenanlah hambaMU ini untuk kembali ke tanah suci, belum 40 hari hamba meninggalkan kota Mekkah dan Madina, tetapi hati ini tidak kuat lagi menahan rindu untuk kembali ke tanah suci ini…
    Ya 4JJI hanya kepadaMU-lah hambaMU yang dhoif ini memohon ampunan..

    wah selamat yah mas, sekarang mas juga merasakan apa yang saya rasakan… rindu yang tidak tertahankan … hehehehe

  4. Much Tohar

    Terima kasih atas gambar-gambarnya. Saya ndak sempat ngabadikan gambar di Roudhotul Jannah. Ada 2 tiga gambar tapi hasil foto dari HP, jadi hasilnya ndak bagus. Subhanallah, membaca dan melihat blog Bapak, membuat saya teringat kembali ke masa-masa haji tahun kemarin 2007. Semoga kami bisa kembali menunaikan ibadah haji lagi bersama dengan Ibu dan Bapak kami bersama dengan isti tercinta kami.

    Do’akan saya juga mas, udah kangen sekali dengan Rasulullah saw.
    kalau mas mencari video-video mekkah dan madinah, bisa berkunjung ke http://www.haramainrecordings.com, disana ada rekaman shalat dari makkah dan madinah

  5. ruri

    Masaallah suguh sangat indah ciptaan Allah seandainya kita berada disana kita gak ing in pulang dan kita sangat menikmati Nikmat Allah yang kita tidak dapat ditempat2 lain

Leave a Reply

Your email address will not be published.