Melintasi Jembatan SURAMADU

Jembatan SURAMADU atau jembatan Surabaya-Madura, beberapa hari terakhir ini memang menjadi perbincangan banyak orang, sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, kemegahannya banyak mengundang keinginan masyarakat untuk melintasinya. Merasakan bagaimana rasanya menyeberangi selat Madura melalui jembatan adalah sebuah sensasi baru bagi beberapa orang, karena biasanya menyeberangi selat itu hanya dapat menggunakan kapal ferry.

Ada beberapa rute untuk sampai di jembatan SURAMADU, tapi yang paling gampang adalah melalui kawasan Ampel. Dari Masjid Ampel kita bisa melanjutkan perjalanan melalui Jl. Sidorame, Jl. Sidotopo, Jl. Simokerto dan berikutnya belok kiri menuju Jl Kenjeran, dan belok kiri lagi di Jl. Kedung Cowek. Hampir semua jalanan yang saya sebutkan tersebut, saat ini sudah cukup representatif, karena hampir semuanya sudah dibangun menjadi 4 jalur, kecuali sekitar jalan Sidotopo yang pada beberapa bagain masih sempit.

Pada hari Minggu, 14 Juni 2009 kemarin, ketika saya melewati jembatan tersebut,tampak antusiasme masyarakat untuk melintasi jembatan Suramadu sangat besar, sehingga sempat terjadi kemacetan yang cukup panjang. Tidak kurang panjang kemacetan itu sekitar 3 kilometer, baik sebelum masuk jembatan ataupun sesudah keluar dari jembatan.

Terlihat juga beberapa masyarakat berhenti ditengah jembatan untuk berfoto-foto dan mengagumi bangunan jembatan yang begitu besar dan megah. Bahkan diujung jembatan di Madura, beberapa orang tampak membuak pasar dadakan, diantaranya ada yang menjual makanan, mainan anak-anak dan aneka jajanan yang lain.

Saya sendiri merasa kurang begitu asyik melewati jembatan tersebut, karena badan jembatan itu ternyata memang sangat lebar, sehingga serasa melewati jalan TOL saja. Belum lagi menghadapi kemacetan jalan yang begitu menggila, cukup melelahkan.


Did you like this? Share it:

One thought on “Melintasi Jembatan SURAMADU

  1. oyi kresnamurti

    waaah, mantap ya.. pengen nyobain juga ah. aku ada rencana liburan lebaran mendatang mau touring ke jawa timur. insyaAllah kalau ada umur ntar mampir ke tempat sampeyan yak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.