Mencari ketenangan jiwa dengan berdzikir

Dijaman yang serba materi ini, manusia seringkali terjebak dalam kesibukan yang tidak henti. Kesibukan yang terus bergerak seiring gerak detik jarum jam, detik demi detik terlewati dengan begitu cepat.  Dan pada akhirnya, akan sampai pada suatu titik jenuh, titik dimana semua kesibukan itu serasa membosankan tiada kepalang. Situasi ini bisa saja dialami oleh siapapun tanpa terkecuali, karena memang demikianlah manusia diciptakan (al-Ma’arij 19-20).

Dalam situasi terjepit seperti itu, satu hal yang paling banyak dicari orang, yaitu ketenangan jiwa. Karena dengan jiwa yang tenang, maka semua jalan akan terbuka. Semua kesulitan akan terlepaskan, semua kebosanan akan sirna.Rejeki akan datang berlimpah, yang datangnya saja tidak bisa diperkirakan sumbernya (An-Nahl 112).

Salah satu cara yang direkomendasikan oleh Al-Qur’an untuk mendapatkan ketenangan jiwa ini, adalah dengan berdzikir kepada Allah SWT (Al Ra’d 28).

Berdzikir bukanlah pekerjaan yang sulit, hampir semua manusia bisa melakukannya kapan dan dimana saja. Setidaknya ada dua macam cara berdzikir ini, yakni berdzikir secara rahasia (dzikir sirry) dan berdzikir secara terang-terangan (dzikir jahry).

Dzikir Sirry biasanya dilakukan dengan ritual-ritual dan doa tertentu, yang kemudian lebih dikenal sebutan Thariqah. Sedangkan dzikir jahry, adalah segala bentuk prilaku dan bacaan yang bisa mengingatkan manusa kepada Penciptanya. Pendek kata, dzikir jahry adalah segala bentuk kebaikan yang biasa dilakukan oleh manusi yang nantinya bisa mengingatkan manusia itu siapa dirinya, dan siapa Penciptanya.

Karena itu siapapun bisa menjalankan dzikir jahry ini, tapi tidak demikian dengan dzikir sirry. Sebab dzikir sirry memiliki ritual, doa, prosedur dan ketentuan tertentu yang harus dijalani oleh seseorang yang akan atau sedang menjalankannya.

Did you like this? Share it:

17 thoughts on “Mencari ketenangan jiwa dengan berdzikir

  1. khozin

    Komonikasi (baca: zikir pada Tuhan) adalah salah satu kebutuhan
    fundamental yang harus selalu ada dan mewujud dalam diri manusia.
    Manusia yang tidak melakukan komonikasi berarti dia telah menutup
    diri. Dan manusia yang mempunyai kecenderungan seperti itu akan
    mudah terserang depresi. Nah, dalam keadaan depresi ini, jiwanya
    sedang labil. Mudah terombang-ambing oleh hal-hal yang sebenarnya
    sangat sederhana.

  2. atmajaz

    aku bener2 membutuhkan ini, sekrang ini aku dalam keadaan yang buruku bagiku. hari2ku kian tiada nikmat, semua membosankan, kerja juga membosankan, aku sampai bingung apa sebenarnya yang aku butuhkan…..tolong mas huda beri saya pencerahan.

  3. zi

    Asslm.Wr.Wb.
    Mas huda, saya sekarang dalam keadaan bingung antara mau keluar dari pekerjaan atau tidak. Jika saya keluar, saya takut untuk tidak dapat pekerjaan lagi, dan saya takut karena sudah diberi pekerjaan oleh ALLAH SWT, malah saya memilih keluar, saya takut jika saya keluar akan menjadi beban orang2 disekitar saya. Tapi sudah 3 bulan saya bekerja saya tidak mendapatkan ketenangan hati, saya tidak dapat berfikir seperti dulu, setiap pagi saya merasakan mual jika akan berangkat kerja. Saya takut anugerah hidup yang ALLAH SWT berikan,saya sia2kan begitu saja.

    1. hoeda

      Wa’alaikumussalam wr. wb.
      terkait dengan kebimbangan yang sedang anda alami, ada satu solusi yang mungkin bisa menjadi jalan keluar terbaik, yaitu meminta keputusan kepada Allah SWT, Yang Maha Bijaksana.
      salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan melaksanakan shalat istikharah, shalat ini biasa dilakukan untuk mencari pertimbangan atau jawaban terhadap pilihan yang kita sendiri susah untuk memilihnya.
      ada baiknya anda mencoba melaksanakan sholat ini, mintalah kepada Allah jalan keluar terbaik dari polemik yang sedang anda hadapi.

  4. yakin

    askum…kadang saya merasa jenuh dengan semua ini,padahal aku berusaha untuk tegar..trus apa yang kurang ya..?

    1. hoeda Post author

      wa’alaikumussalam.
      sebenarnya bukan hanya anda yang merasa jenuh mas yakin, banyak orang yang merasakan hal yang sama.
      Hanya kadang cara mencari jalan keluarnya yang berbeda.CObalah mas perbanyak baca al-quran, perbanyak bersyukur, lihatlah sekeliling mas dengan seksama, renungkan, bandingkan dengan apa yang mas Yakin miliki. INsya Allah bisa menumbuhkan semangat hidup demi mencari ridla Allah.

  5. Iezmusa

    Assalamualaikum wr wb..
    mas hoeda saya seorang perempuan mungkin bisa dikatakan gagal bersosialisasi dengan teman-teman saya,,dari dulu saya mencoba berusaha untuk merubah kebiasaan buruk mengenai sikap saya terhadap teman-teman,,tapi mgkn tidak akan semudah itu..
    teman-teman saya dihadapan saya mereka baik sekali tetapi ternyata dibelakang saya mereka menjelek-jelekan saya,,saya tau dari seorang sahabat..
    mas itu membuat hati saya tidak tenang…harus bagaimana lagi saya??
    saya mencoba untuk berubah,,,
    dan bila saya dapatkan masalah tersebut sya selalu menyalahkan Allah knp Allah tidak sayang terhadap saya dengan memberikan cobaan tersebut….trims…wassalamualaikum wr wb

    1. hoeda Post author

      Wa’alaikumussalam wr. wb.
      begini mbak Iezmusa, kita sebagai manusia biasa tidak sepenuhnya bisa menilai kebaikan hati seseorang, sedekat apapun dia, kita tidak bisa menebak dengan benar apa isi hatinya…
      Jangankan teman, kadang keluarga kita saja bisa berbeda isi hatinya dengan apa yang kita perkirakan…
      Jadi sebenarnya apa yang mbak Iezmusa alami itu sebetulnya hal yang biasa dalam kehidupan kita sebagai manusia.
      cobalah untuk menerima apa adanya apa yang mbak alami itu. Dan ingat, semakin banyak orang yang benci, memfitnah dan memusuhi kita, semakin sayang Allah kepada kita, asalkan kita sabar menerimanya.
      Memang hal yang paling gampang ya menyalahkan siapa yang telah membuat masalah itu mbak Iezmusa, tetapi hal itu malah akan membuat mbak Iezmusa kehilangan pegangan. Ketika kita menyalahkan Allah, terus kepada siapa lagi kita akan mengadu ???
      kiranya demikian mbak Iezmusa, semoga mbka diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi semuanya. Amin.
      Wassalamu’alaikum wr. wb.

    1. hoeda Post author

      Ada banyak cara untuk mensyukuri nikmat Allah, dan semuanya tergantung dari masing-masing pribadi yang akan mensyukurinya, tidak ada pedoman yang pasti tentang cara bersyukur ini, ada yang cukup mengucapkan hamdalah namun aja juga yang lebih dari itu.

    1. hoeda Post author

      Wassalamu’alaikum…
      masa depan adalah sebuah keniscayaan yang harus dihadapi oleh setiap manusia, tdk ada satupun manusia yang bisa menghindarinya. Ketakutan seperti itu juga banyak dialami oleh manusia yang lain, hanya saja mungkin tingkat keresahannya saja yang berbeda, ada yang sangat takut karena tidak siap, ada juga yang ketakutannya minim, karena secara mental sudah siap dengan keteguhan hatinya…
      Jadi kita bisa mengupayakan agar rasa takut itu menjadi minimal, salah satu caranya adalah dengan mendekatkan kepada Allah SWT…

  6. Dians

    asslamualaikum..
    sya lg bingung mslh krjaan,,dkntor sya suasananya sdh ga kondusif,sy jg sdh ga nyman,,mau kluar tp blm dpt krjaan lg,,tkut nnti ssh cari krja,,mknya tetep brtahan seadanya,,bknnya ga brsykur dgn krjaan yg sdh dberi Allah SWT,,tp klw sdh ga nyaman krja jg brasa males,,
    trus mslh psangan hdup,,sy sdh hmpir 6 bln ta’ruf,,sbnrnya sy pgen scptnya nikahin dia,,dia jg pngen scptnya nikah,,tp khidupan pribadi sy jg msh btuh byk pmbenahan,slh satu nya pkerjaan sya yg sy rasa blm jelas bakal bisa nyukupin bwt kbtuhan shari2nya kelak,,trus msh byk bgt gnjelan yg sy rsa slma ini,,baik dri lahir maupun bathin,slh satunya sifat dia yg egois dan saklek,,takutnya klw sdh nikah sifat itu bkal jd boomerang bgi klwrga sya nntinya,,,
    mksh

    1. hoeda Post author

      Wa’alaikumussalam
      setiap manusia memang mempunyai keterbatasan-keterbatasan dalam meneguhkan hatinya, terutama ketika diharuskan memilih diantara dua atau beberapa hal yang dianggapnya belum yakin betul atas pilihan itu, karena itulah kemudian ada shalat istikharah, yaitu shalat meminta petunjuk pada Allah tentang pilihan mana yang paling tepat dalam situasi seperti itu… cobalah untuk melaksanakannya, insya Allah akan mendapatkan petunjuk yang paling sesuai dengan kita. amin

  7. hadi rizky

    Assalamualaikum..jiwa saya sanggatlah labil,terkadang saya bisa menangis dlm sholat tp terkadang saya juga sering lalai dalam menjalankan perintah Nya..bagaimana tuk dptkan iman yg kuat?

Leave a Reply

Your email address will not be published.