Menghitung kecepatan terbang malaikat Jibril

Ketertarikan saya untuk mencari informasi seberapa cepat terbang para malaikat ini berawal dari sebuah pelatihan di Madrasah Raudlatul Ulum Putri yang bekerjasama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menyusun buku ajar integratif, disela-sela rehat para tutor dari UIN Malang itu memperkenalkan ilmu baru yang sebelumnya tidak pernah saya dengar, namanya Matematika Al-Quran, yang belakangan saya ketahui bahwa Matematika Al-Quran adalah hasil olahan dari KH Fahmi Basya, seorang dosen dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Salah satu yang menarikdan yang agak mudah saya fahami adalah ketika kita diajak untuk menghitung seberapa cepat para malaikat itu terbang, perhitungan-perhitungan ini tentunya berdasarkan atas ayat-ayat al-Quran dan kajian-kajian sains, yang saya sendiri banyak yang tidak faham dengan rumus-rumus yang dipergunakan.

Berawal dari sebuah ayat dalam Al-Quran, surat Al-Ma’arij ayat 4 :

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. {1}
{1}Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu lima puluh ribu tahun.

Berdasarkan metode penghitungan yang dilakukan DR. Mansour Hassab El Naby seperti dalam tulisannya bahwa untuk satu hari yang berkadar 1.000 tahun sama dengan kecepatan cahaya (299.792,4989 km/detik). Berdasar rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan sehari sama dengan 50.000 tahun dapat diperoleh hasil perhitungan sama dengan 50 kali kecepatan cahaya (14.989.624,9442 km/detik). Kesimpulannya adalah berdasarkan informasi dari Al Qur’an dapat dihitung kecepatan terbang malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya! Subhanallah!

Sumber : klik disini

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.