Nikmat gigi yang sehat dan sempurna

Mempunyai gigi yang sehat dan sempurna ternyata memang merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah SWT, bayangkan saja kalau gigi kita sedang sakit atau sedang menjadi tidak sempurna, maka hampir semua kegiatan atau aktifitas kita menjadi terganggu. Salah satu aktifitas yang paling dominan mengalami gangguan adalah kegiatan kita makan, padahal dari makan itulah kita mendapatkan banyak energi untuk berpikir dan beraktifitas.

Pagi kemarin, Kamis 14 Mei 2009, saya mengalami sedikit cobaan pada gigi saya, dan akibat cobaan itu, sayapun tidak bisa leluasa mengunyah berbagai macam makanan kesukaan saya sebagaimana biasanya. Gigi bagian geraham saya yang selama ini oleh dokter gigi sudah disambung dengan platina, ternyata lepas sambungannya itu, sehingga gigi yang tinggal separuh itupun menjadi terbuka.

Sudah agak lama saya mengalami problem gigi ini, berawal sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu, gigi geraham saya tumbuh menyamping sehingga harus dioperasi untuk proses pencabutannya, kemudian disamping geraham yang tumbuh menyamping itu giginya menjadi berlubang, dan gigi yang berlubang inlah yang kemudian ditambal dengan platina. Ditambah lagi gigi depan saya yang patah sejak saya masih duduk dibangku SMP, waktu itu juga dilakukan “restorasi” dengan cara disambung dengan sambungan gigi paten. Walhasil dalam waktu sekitar 1 bulan itu, restorasi gigi saya selesai dengan menghabiskan dana tidak kurang seharga sebuah laptop core2duo.

Saran dari saya rawat dan jagalah kesehatan gigi anda, dan kalau seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bawalah kedokter gigi, dan sebis amungkin bawalah kedokter spesialis gigi, karena sekali anda salah melukan terapi terhadap gigi anda, maka biasanya tidak sebentar untuk membetulkannya lagi, dan selama itu pula anda akan mengalami “penderitaan”.

Salah satu dokter gigi langganan saya di Malang adalah Drg. Stiyadi Widodo, yang berpraktek di Jl. Sumbing Malang, ternyata dokter yang satu ini pasiennya tidak hanya datang dari Malang saja, bahkan dari luar Malang juga terkadang saya temui mereka sedang antri. Walaupun dengan tarif yang lebih mahal dari dokter gigi yang lain, tetapi dengan pelayanan yang prima, saya puas sekali dengan dokter gigi yang satu ini. Salah satu kepuasan saya adalah soal garansi, terkdang sang dokter memberikan garansi terhadap hasil pelayanannya sampai seumur hidup, hal ini terbukti ketika kemrin saya kembali untuk “melaporkan” lepasnya tambalan gigi geraham saya, garansi itu masih berlaku, dan saya mendapatkan pelayanan seprti layaknya pasien yang lain dengan gratis.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.