Pajak progresif kendaraan bermotor; cek kendaraan anda

Pajak progresif kendaraan bermotor adaah pajak tambahan yang dikenakan kepada wajib pajak yang memiliki kendaraan yang jumlahnya lebih dari satu, baik kendaraan roda 4 maupun kendaraan roda 2, hanya saja untuk kendaraan roda 2 akan dikenakan pajak progresif bila mempunyai CC di atas 250 C, sedangkan untuk kendaraan roda 4 tidak ada pembedaan besaran CCnya. Besaran pajak progresif ini pun juga berbeda-beda, untuk kendaraan ke-2 akan dikenai 1,5% dari harga jual kendaraan, kendaraan ke 3, dikenai 2%, kendaraan ke-4 dikenai 3% dan kendaraan ke-5 dikenai pajak sebesar 5%.

Walaupun hanya senilai 1,5% sampai 5% nilainya, tetapi bila dihitung dari nilai jual kendaraan, maka jumlah besaran pajak progresif ini akan cukup mencengangkan, misal saja harga kendaraan kita 100 juta, maka jumlah pajak tahunan yang harus dibayarkan adalah pajak tahunan ditambah pajak progresif 2,5 juta Rupiah.

Salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah apabila kita pernah mempunyai kendaraan sebelumnya, dan kendaraan tersebut sudah lama kita jual, tetapi belum di BBN-kan (balik nama) oleh pemilik barunya, sehingga di surat BPKB, masih tercantum nama pemilik lama, maka hal itu juga akan dikenai pajak progresif. Langkah satu-satunya agar terhindar dari keadaan ini adalah melakukan LAPOR JUAL atas kendaraan lama itu, sehingga nantinya kendaraan yang lama itu akan dihapus dari daftar kepemilikan kita.

Dan bagi pemilik kendaraan yang belum dibalik nama-kan, maka bersiaplah untuk biaya balik nama kendaraan, karena ketika pemilik lama sudah melakukan LAPOR JUAL, secara otomatis sistem komputer akan memblokir data kendaraan itu dna mewajibkan pemiliknya untuk melakukan balik nama kendaraannya.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.