Para Petani China Menjual Hasil Pertaniannya Secara Online

Seperti dilansir dari AFP di Beijing, para petani China rupanya sudah melek internet, mereka bahkan sudah merasakan keuntungan dengan hadirnya teknologi internet. Sebagai contoh Wang Yulan dan suaminya, sebelumnya mereka menjual hasil pertaniannya seperti tomat, brokoli dan lainnya ke Beijing dengan cara mengantarnya menggunakan sepeda. Sekarang mereka menjual hasil pertaniannya itu secara online lewat internet, sehingga mereka sudah tidak susah payah lagi, tinggal tunggu di rumah saja dan pembeli pun berdatangan.

Sejak Wang dan suaminya Liu Shujin membeli komputer dua tahun lalu, lantas mereka bergabung dengan petani-petani lainnya beramai-ramai menjual hasil pertaniannya secara online, sehingga membuka akses yang besar bagi para konsumen untuk membeli hasil pertanian secara langsung ke mereka tanpa lewat calo atau tengkulak, hal ini rupanya membuat keuntungan para petani tersebut meningkat berkali-kali lipat. Selain itu mereka tidak perlu bersusah payah lagi ke pasar menjual hasil pertaniannya, karena para pembeli yang akan mengambil langsung ke para petani.

Di tahun 2006 China Mobile meluncurkan situs Nongxinton, atau layanan informasi untuk Petani, yang menyajikan berbagai informasi yang berhubungan dengan pertanian. Seperti informasi harga-harga hasil pertanian, informasi ramalan cuaca dan berbagai kebijakan pertanian dari pemerintah, informasi ini disampaikan selain lewat web juga lewat sms dan hot line telepon. Situs ini juga menyediakan layanan iklan yang bisa diisi oleh para petani untuk mengiklankan hasil pertanian mereka dengan biaya pemasangan iklan yang sangat murah. Layanan ini terbukti mampu mendongkrak penjualan para petani dan meningkatkan keuntungan bagi para petani di China.
Nah bagaimana dengan petani indonesia? HARUS BISA! (positif thinking)
Sumber : http://www.w3indo.com

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.