Perpanjangan SIM di Polres Malang

Pada awalnya saya berniat untuk memperpanjang SIM saya yang sudah akan kadaluarsa melalui pelayanan SIM Keliling yang diadakan oleh Polres Malang, apalagi setelah mendengar beberapa kemudahan dari proses pembuatan SIM dilayanan SIM Keliling ini, diantaranya tempatnya cukup dekat dengan tempat tinggal, tidak banyak kebutuhan yang harus dipersiapkan dan beberapa kemudahan lain. Namun ada juga sedikit cerita yang cukup menyeramkan, misalnya antrian yang panjang dan panasnya lokasi tempat pembuatan SIM Keliling tersebut.

Pada hari H dimana SIM saya kadaluarsa alias tidak berlaku lagi, maka saya pun berburu lokasi SIM Keliling ini, setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, sampailah saya dilokasi biasanya mobil SIM keliling memberikan pelayanannya. Setelah menunggu sekitar 15 menit, tiba-tiba ada berita kalau pelayanan SIM keliling libur selama seminggu. Bagaikan mendengar petir disiang bolong, berasa lemah lunglai saya disaat itu, apalagi hari itu adalah hari terakhir umur SIM saya.

Akhirnya saya dengan tekad bulat saya memutuskan untuk memperpanjang SIM ini di kantor pelayanan SIM Polres Malang yang berlokasi di Singosari, cukup jauh jaraknya. Setidaknya butuh perjalanan selama 1 jam lagi dari tempat tersebut, ditambah dengan macet dan ruwetnya jalanan kota Malang.

Sesampainya di Singosari, berikut beberapa hal yang saya lakukan selama proses memperpanjang SIM tersebut :

1. Foto copy KTP dan SIM yang akan kadaluarsa, masing-masing dibutuhkan 3 lembar.

2. Melakukan tes kesehatan oleh dokter, sudah tempat khusus tes kesehatan. Begitu dinyatakan lulus saya mendapat surat kelulusan tes kesehatan tersebut. Disini saya harus bayar, Rp. 20.000,- untuk 2 SIM saya, yaitu SIM A dan SIM C.

3. Membeli map untuk tempat formulir, harganya Rp. 2.000,-

4. Meminta formulir pendaftaran diloby pelayanan SIM, tanpa bayar.

5. Mengisi fomulir dengan lengkap, setelah itu menyerahkan kembali kelobby.

6. Menunggu panggilan pebayaran diruang tunggu, ada 2 ruang tunggunya, 1 ruang tunggu ber AC, dan 1 ruang tunggu khusus untuk perokok.  Belum lama saya melihat-lihat situasi ruang tunggu yang dingin itu, panggilan di kasir bank sudah berbunyi.

7. Bayar di loket pembayaran, untuk perpanjanga SIM A bayar Rp 80.000,- dan untuk perpanjangan SIM C bayar Rp.75.000,-

8. Tunggu panggilan foto, tidak lama juga, hanya sekitar 5 menitan sudah dipanggil untuk foto.

9. Sebelum difoto disuruh cek sidik jari dan tanda tangan digital pada alat yang tersedia.

10. Selesai foto, sekitar 5 menit kemudian SIM baru sudah ada ditangan saya.

Ternyata perpanjangan SIM di kantorPelayanan SIM itu lebih cepat, lebih murah dan lebih dingin hehehe… hanya saja lokasinya cukup jauh dari rumah saya.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.