Pindah Server Yang Membingungkan

Setelah beberapa hari sempat kebingungan, akhirnya mulai hari ini, Sabtu 21 Juni 2008, blog ini mulai pindah server. Sebelumnya saya menggunakan server IIX, dengan bandwidth hanya sebesar 1,2gb yang belakangan semakin terasa menyesakkan. Maka dengan tekad bulat, saya memilih pindah rumah, yang menurut teman-teman saya juga katanya lebih bagus dan lebih luas. Sehingga kekhawatiran saya akan kehabisan bandwidth bulanan cukup bisa terobati, karena saat ini saya dibekali dengan bandwidth 10gb, dengan server US. Thanks to Freddy HernawanPerpindahan server ini ternyata tidak semudah yang saya bayangkan, tetapi berkat bantuan mas Kurniawan dan mas Freddy Hernawan serta mas Bolanaga, akhirnya saya benar-benar bisa pindah server. Dan harap maklum juga, karena saya sendiri masih sangat awam dengan dunia perhostingan ini.

Hampir 1 minggu saya mencoba mengutak-atik perpindahan server ini sendiri, dan hampir dalam satu minggu itu juga saya mengalami kegagalan, terutama ketika memindahkan database dari server lama ke server baru. Namun kini kebingungan itu terbayar sudah ketika meilhat icon bendera US dipojok browser saya, yang menandakan bahwa blog ini telah bermigrasi keserver baru.

Setelah saya telusuri, ternyata pembuat masalahnya adalah karena dalam database saya terdapat table ganda yang juga membuat blog saya terasa semakin berat, selain itu database tersebut juga terlalu banyak komposisi tablenya. Karena terus terang saja saya malas kalau harus install semua plugin yang sudah terinstall sebelumnya, karena itu saya biarkan saja table tersebut apa adanya seperti yang yang saya ambil dari server yang lama, akibatnya proses import keserver baru semakin lama, sehingga seringkali koneksi internet saya mengalami idle terlalu lama, dan pada akhirnya proses import mengalami kegagalan.

Bahkan mas kurniawan sempat membantu mengeditkan table-table tersebut, sampai tinggal 10 table saja sebagaimana standart table database wordpress yang masih baru terinstall, tapi karena plugin saya hilang semua, akhirnya database yang sudah dioprek oleh mas Kurniawan tersebut tidak saya pakai. Tetapi paling tidak mas Kurniawan telahmemberiakn semacam clue bagi saya untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang saya hadapi tesebut.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.