Siaran Televisi digital di Malang

Semenjak pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menggunakan standar penyiaran digital pada televisi, sampai saat ini gaungnya masih tidak begitu kelihatan. Stasiun-stasiun televisi, baik nasional maupun lokal masih menggunakan perangkat analog untuk menyiarkan program-programnya. Padahal kalau kita melihat timeline yang sudah diprogramkan oleh pemerintah semenjak tahun 2012 yang lalu, pada tahun 2018 yang akan datang semua siaran analog sudah harus shutdown dan digantikan menjadi siaran digital.

Siaran televisi digital memang menawarkan banyak kelebihan dibanding siaran televisi analog seperti yang ada saat ini, misalnya yang menjadi keunggulan utamanya pada sisi pemirsa adalah gambar dan suaranya yang jauh lebih tajam daripada televisi analog, bahkan beberapa stasuin televisi berniat akan menyiarkan programnya dalam format High Definition (HD).

Di Indonesia pemerintah sudah secara resmi mengadopsi teknologi Digital Video Broadcasting – Terrestrial second generation (DVB-T2), jadi bagi anda yang akan membeli televisi baru sebaiknya pilihlah televisi yang sudah sesuai dengan teknologi ini, sehingga tidak perlu lagi membeli peralatan tambahan, karena televisinya sudah dilengkapi dengan tuner untuk menerima format penyiaran digital ini.

Sementara bagi anda yang masih ingin memanfaatkan televisi yang lama, namun belum dilengkapi dengan tuner DVB-T2, maka anda harus membeli alat tambahan yaitu receiver DVB-T2, atau biasa disebut Set Top Box TV digital. Dengan tambahan alat ini, maka siaran yang jernih masih bisa anda nikmati.

Di Malang sendiri, sampai artikel ini ditulis baru beberapa stasiun televisi yang suha on air dengan format digital, diantaranya MNCTv, GlobalTv, Trans7 dan Transtv. Kemudian ada 2 siaran lain yang hanya muncul nama channelnya, sedangkan gambar dan suaranya masih blank, keduanya adalah RCTI dan Kompastv. Sedangkan belasan stasiun televisi yang lain, masih menggunakan format analog untuk siarannya. Semoga dalam waktu dekat ada percepatan untuk merubah siaran televisi dari analog ini menjadi digital.

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Your email address will not be published.