Surga dan neraka adalah "tipuan"

Konon, suatu hari wanita suci dan penuh keagungan cinta kepada Yang Maha Pencinta, wanita yang menjadi ibu bagi para sufi itu sedang berlari-lari ke pasar dengan membawa seember air di tangan kanannya dan sebilah obor di tangan kirinya. Dialah Rabiah Adawiyah. Bahkan Aththar, seorang sufi besar, menyebut Rabi’ah sebagai “Maria kedua dan seorang perempuan suci”.
Orang-orang keheranan. Mereka bertanya, “Hai Rabiah, apa yang kau lakukan?” Rabiah menjawab, “Dengan air ini, aku ingin memadamkan neraka dan dengan api ini aku ingin membakar surga; supaya setelah ini orang tidak lagi menyembah Tuhan karena takut akan neraka dan karena berharap akan
surga. Aku ingin setelah ini hamba-hamba Tuhan akan menyembah-Nya hanya karena cinta.”
Kisah perjalanan hidup Rabiah ini paling tidak dapat memberikan renungan kepada kita, sudah benarkah tujuan kita menjalani kehidupan selama ini ? kepada siapa dan apa hidup kita bergantung ?
Selanjutnya kita dengarkan keluh kesah Rabiah kepada Kekasihnya, dalam kesepian, kesendirian dan kegelapan malam, Rabiah berdoa :
“Jika aku menyembah-Mu kerana takut daripada api neraka-Mu maka bakarlah aku di dalamnya! Dan jika aku menyembah-Mu kerana tamak kepada syurga-Mu maka haramkanlah aku daripadanya! Tetapi jika aku menyembah-Mu kerana kecintaanku kepada-Mu maka berikanlah aku balasan yang besar, berilah aku melihat wajah-Mu yang Maha Besar dan Maha Mulia itu.”
Demikian besar dan agung keinginan itu, bahkan tidak ada lagi balasan yang pantas untuk diberikan kepadanya, tidak surga tidak juga neraka, hanya Cinta dan Kasih Allah SWT yang akan menentramkannya…
Did you like this? Share it:

3 thoughts on “Surga dan neraka adalah "tipuan"

  1. brandonpd

    bisa disebutkan sanadnya????

    sesungguhnya AlQuran sudah mengajarkan bahwa dalam keimanan kepada harus ada tiga elemen yaitu cinta/ikhlas karena Allah, takut (neraka Allah) dan pengharapan (surga Allah). karena dalam Quran dideskripsikan betapa indahnya Surga, betapa menakutkannya adab neraka dan luasnya ampunan, rahmat dan kasih sayang Allah, nah itu tujuannya apa….

    1. hoeda Post author

      Sanad ???
      Snad kan hanya terkait dengan hadits saja ? tidak ada hubungannya dengan cerita-cerita kehidupan para sufi ?

Leave a Reply

Your email address will not be published.